Pada kesempatan kali ini saya aka sharing tentang IP Address dan Subnetting
A. PENDAHULUAN
- PENGERTIAN
IP Address (Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai 128 bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32 bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128 bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP/IP.
- LATAR BELAKANG
- MAKSUD DAN TUJUAN
- HASIL YANG DIHARAPKAN
C. ALAT DAN BAHAN
-
D. JANGKA WAKTU PELAKSANAAN
10 Menit
E. PROSES DAN TAHAPAN
Fungsi Utama IP Address
Format Penulisan IP Address
IP Address terdiri dari 32 bit, kemudian dibagi menjadi 4 oktet lagi, sehingga setiap oktet terdapat 8 bit pada masing masingnya, kemudian setiap oktetnya dipisahkan dengan tanda . (titik), namun dalam penggunaannya, penulisan ip address tidak menggunakan bilangan biner melainkan menggunakan bilangan desimal, hal ini bertujuan agar lebih mudah dalam pembacaaya
Contoh penulisan dalam desimal :
192.168.1.254
Penulisan dengan biner yang sebenarnya :
11000000.10101000.00000001.11111101
Pembagian IP Address
- IP Address Kelas A
- oktet pertama diisi dengan 1-127
- jumlah network ID sebanyak 127
- 1 bit pertama memiliki nilai 0
- memiliki netmask 255.0.0.0
- IP Address Kelas B
- oktet pertama diisi dengan 128-191
- jumlah network ID sebanyak 16.384
- 2 bit pertama memiliki nilai10
- memiliki netmask 255.255.0.0
- IP Address Kelas C
- oktet pertama diisi dengan 192-223
- jumlah network ID sebanyak 2.097.152
- 3 bit pertama memiliki nilai110
- memiliki netmask 255.255.255.0
- IP Address Kelas D
- IP Address Kelas E
Fungsi Subnetting
- Untuk memaksimalkan pengalokasian alamat IP juga supaya efisien
- Meningkatkan keamanan dan mengurangi terjadinya kongesti karena terlalu banyak host dalam satu jaringan
Contoh Subnetting
Alamat Jaringan : 192.168.2.0
Host Pertama : 192.168.2.1
Host Terakhir : 192.168.2.254
Broadcast Address : 192.168.2.255
Host Pertama : 192.168.2.1
Host Terakhir : 192.168.2.254
Broadcast Address : 192.168.2.255
Pada
jaringan tersebut terdapat jaringan dengan subnet 255.255.255.0, atau
dengan prefix /24, misalkan pada jaringan tersebut kita ingin membaginya
menjadi 2 jaringan yang berbeda karena alasan tertentu, kita dapat
membaginya menjadi subnet 255.255.255.128, kita dapat membuat satu
jaringan yang berbeda lagi dengan teknik pembedaan alamat broadcast dan
alamat network, maka pada setiap jaringan kita akan mengatur jaringannya
seperti ini
Jaringan Bagian Pertama
Alamat Jaringan / Subnet A : 192.168.2.0
Host Pertama : 192.168.2.1
Host Terakhir : 192.168.2.126
Broadcast Address : 192.168.2.127
Jaringan Bagian Kedua
Host Terakhir : 192.168.2.126
Broadcast Address : 192.168.2.127
Jaringan Bagian Kedua
Alamat Jaringan / Subnet B : 192.168.2.128
Host Pertama : 192.168.2.129
Host Terakhir : 192.168.2.254
Broadcast Address : 192.168.2.255
Host Terakhir : 192.168.2.254
Broadcast Address : 192.168.2.255
F. HASIL YANG DIDAPATKAN
Kita menjadi tahu tentang pembagian kelas pada alamat IP, kemudian kita
dapat mengetahui pembagian jaringan dengan pembedaan network address dan
broadcast address
G. TEMUAN PERMASALAHAN
Memakan waktu dalam penghitungan subnet yang berbeda atau subnetting
H. KESIMPULAN YANG DIDAPATKAN
IP Address adalah alamat yang diberikan pada setiap host, ini akan digunakan pada setiap host agar bisa saling berkomunikasi antara satu dengan yang lain, alamat ip dapat kita analogikan seperti nomor rumah pada suatu wilayah, alamat ip dibagi menjadi 5 kelas, dengan setiap kelas terdapat fungsi yang berbeda beda, kemudian kita dapat memaksimalkan pengalokasian alamat ip dengan menggunakan teknik subnetting
I. REFERENSI / DAFTAR PUSTAKA
0 komentar:
Posting Komentar